Annabella tersenyum tipis, lalu berbalik hendak pergi.“Nona!” panggil Kevin.Annabella menoleh.Saat itulah Kevin melemparkan segepok uang ke arahnya. Uang kertas yang terlipat rapi mendarat di tangannya.“Anggap saja itu untuk membayar kesalahanku padamu,” kata Kevin jujur. “Kamu pasti membutuhkannya untuk pulang.”Annabella menatap uang itu, lalu Kevin.Untuk sesaat… ia tidak berkata apa-apa.Hanya senyum kecil muncul di bibirnya.Tanpa balasan, tanpa ucapan terima kasih, ia berbalik dan berjalan pergi, langkahnya mantap, rambutnya tertiup angin kota.Kevin hanya berdiri di sana, memperhatikannya sampai menghilang di antara kerumunan.Baru setelah itu ia teringat sesuatu.Janjinya kepada gurunya untuk menemui tunangannya. Ia merogoh saku, mengeluarkan secarik kertas lusuh berisi tulisan tangan gurunya.“Sunset Drive… nomor 21,” gumamnya pelan.Kevin mengangkat tangan, menyetop taksi.Perjalanan tidak lama.Taksi berhenti di depan gerbang besar berornamen besi hitam, tinggi menjula
Last Updated : 2026-02-18 Read more