Hari demi hari terus bergulir, melangkah lambat bersama dengan perubahan musim yang kian tak menentu. Tuan Pradipta akhirnya diizinkan pulang oleh tim dokter setelah kondisinya dinyatakan cukup stabil untuk menjalani rawat jalan di rumah. Rumah megah keluarga Pradipta yang biasanya sunyi kini terasa semakin sepi, diselimuti oleh kecemasan yang menggantung pasca-tragedi kesehatan sang kepala keluarga.Di kamar tidurnya yang luas, Alena duduk termenung di balik meja riasnya. Sudah berjam-jam ia hanya menatap kosong ke arah deretan botol parfum mahal tanpa berniat menyentuhnya. Pikirannya masih larut dalam kebimbangan yang teramat dalam, sebuah labirin gelap yang ia ciptakan sendiri.Di satu sisi, ia ditekankan oleh pesan sang papa untuk bersikap realistis, menelan harga diri, dan mendekati Bayu murni sebagai rekan bisnis demi menyelamatkan aset keluarga yang di ambang kehancuran. Namun, di sisi lain, bayangan tentang bagaimana ia harus terus menyaksikan kemesraan Bayu dan Maudy dari j
Read More