Baru saja Bimo akan melangkah mendekati pria misterius itu, tiba-tiba dari ujung lorong beberapa orang Suster mendorong sebuah brankar pasien dengan sangat tergesa-gesa. ”Awas! Berikan jalan! Pasien pendarahan hebat!”teriak salah seorang suster dengan wajah panik. Mau tak mau Bimo harus menghentikan langkahnya dan mundur beberapa langkah ke belakang untuk memberikan jalan. Begitu mereka sudah lewat, Bimo langsung melemparkan pandangannya ke arah ujung lorong, tempat pria misterius berjubah hitam itu berdiri tadi. Kosong! Pria itu telah menghilang bak ditelan oleh bumi. Bulu kuduknya merinding, rasa ingin buang hajatnya tiba-tiba saja menghilang begitu saja. “Apa penglihatanku salah? Sepertinya akhir-akhir ini aku banyak pikiran sampai berhalusinasi,” batinnya. *** Produk Bimo Coffe varian Creamy Matcha, Gula aren, dan rasa kacang almond akan segera diluncurkan hari ini dan siap dipasarkan kembali ke minimarket, supermarket, dan warung-warung kecil. Meskipun seb
Terakhir Diperbarui : 2026-07-08 Baca selengkapnya