“Jejak itu adalah… . “ belum sempat Datuk Maringgi menjawab, tiba-tiba terdengar bunyi nada dering telepon. “Abang pilih yang mana~ Perawan atau janda~” Datuk langsung mengeluarkan ponselnya dari saku celana dan melihat kontak Tika si perawat montok sedang memanggil. Kedua mata leluhurnya itu berubah berbinar cerah saat melihatnya. “Eh, ada adek Tika lagi nelpon,” Datuk menoleh ke arah Bimo sejenak.”Tunggu dulu ya cucuku, Kakek angkat dulu panggilan telepon calon nenekmu,” ucap Datuk seraya terkekeh mesum. “Halo Dek Tika? Ada apa? Apa transferan dari Atuk kurang?” tanya Kakek dengan percaya diri. “Iya kurang Atuk. Tika mau perawatan laser di bagian bawah biar makin menjepit batangnya Atuk. Transfer 50 juta lagi ya,” pinta Tika dengan suara mendayu-dayu. “Tenang Sayangku, apa yang nggak bisa Atuk kasih buat Tika, calon istrinya Atuk. Baiklah Atuk akan kirimkan uang 50 juta ke rekeningmu secepatnya,” ucap Kakek berjanji. “Benarkah?! Atuk memang baik, royal, dan memil
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-07-17 อ่านเพิ่มเติม