Perhatian Bimo tertuju pada pria paruh baya yang baru saja datang dan berjalan menghampirinya. Dia adalah Prof. Malik. Vanya yang tengah berdiri di antara kerumunan tamu bersama Anto, tampak terkejut saat melihat kedatangan pria itu. “P-Prof Malik? P-Prof masih hidup?!” seru Vanya dengan nada suara gemetar seperti orang yang habis melihat hantu. Prof. Malik tersenyum ke arah Vanya.”Iya, maaf karena sudah mengejutkanmu, Vanya. Seharusnya saya menghubungimu lebih awal. Seperti yang kamu lihat, saya masih sehat dan bugar.” “Siapa dia, Bimo?” tanya Mayang kebingungan. “Ah, dia adalah temanku Ma. Namanya Prof Malik,” jawab Bimo. Prof Malik naik ke atas panggung lalu memberikan selamat untuk Bimo, Mayang dan Tiara. Pria itu menepuk pelan bahunya seraya tersenyum.”Selamat ya Pak Bimo. Sebentar lagi Bapak akan dianugerahkan seorang anak laki-laki dan perempuan.” Bimo membalas senyumannya.”Iya, terima kasih Prof.” Prof. Malik lalu merogoh saku dalam jasnya dan meng
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-07-26 อ่านเพิ่มเติม