Tubuh Bu RT digotong oleh para warga ke dalam gerobak beramai-ramai lalu didorong oleh Pak RT dan Pak Budi menuju klinik terdekat. Bimo juga terpaksa ikut karena tidak ingin dianggap lari dari tanggung jawab. Sesampainya di klinik, mereka bertiga bahu-membahu membawa Bu RT masuk ke dalam dan membaringkannya di atas bangsal. “Dok! Tolong istri saya Dok! Periksa apakah kandungannya baik-baik saja?!” seru Pak RT panik, lebih tepatnya panik karena akan kehilangan uang 10 Milyarnya. “Baik Pak, tolong sedikit menjauh dan berikan saya ruang untuk memeriksanya,”ucap Dokter tersebut seraya memakai stetoskop di kedua telinganya. Bimo dan yang lain sedikit menjauh, memberikan ruang agar Dokter itu bisa leluasa memeriksa keadaan Bu RT. Setelah menunggu beberapa lama, Dokter itu menurunkan stetoskopnya dan berbalik menghadap ke arah mereka bertiga. Pak RT mengguncang kedua bahu Dokter itu.”Dok?! Bagaimana?! Apa anak yang dikandung oleh istri saya selamat?! Saya tidak bisa kehilangan tambang e
最終更新日 : 2026-08-15 続きを読む