Suara ketukan hak sepatu Mbak Sesil terdengar berirama, memecah keheningan lobi ruko Selatan setelah barisan terapis senior bubar.Mirah masih berdiri di dekat anak tangga, memandangi berkas laporan omzet yang mendadak terasa amat berat di dekapannya.Gara-gara panik memikirkan target gila dari Agam, tenggorokan Mirah terasa sangat kering seolah tersedak pasir gurun.'Gusti, kartu perak Sudono beneran ilang, modal gue tinggal nyali sama sisa kecerdikan operasi plastik ini,' keluh Mirah dalam batinnya.Kini, Mbak Sesil dkk melangkah maju mendekati meja manajer, nampak sangat rapi dengan pakaian safari sutra mereka yang kaku.Tiga orang juri senior mengekor di belakang Sesil, mereka membawa papan klip besar dengan rahang yang dikunci rapat-rapat."Mirah, mumpung Agam lagi sibuk urus suap polisi buat buka segel Barat, kita perlu beresin birokrasi internal ruko," buka Mbak Sesil tanpa basa-basi."Aa... anu, Mbak Sesil, be-beneran rapatnya
Last Updated : 2026-05-24 Read more