Sore itu, bengkel Reza yang biasanya penuh dengan deru mesin dan suara denting kunci inggris terasa sedikit lebih tenang. Dina berjalan masuk dengan langkah yang elegan, kontras dengan lantai beton yang dipenuhi noda oli hitam. Ia mengenakan dress kasual yang rapi, dengan wajah yang ia poles sedemikian rupa agar terlihat seolah-olah tengah mencari bantuan.Ia tidak langsung mencari Reza. Ia mendekati salah satu mekanik muda, Budi, yang sedang sibuk membongkar mesin motor."Mas, maaf mengganggu. Saya cari Reza. Dia ada?" tanya Dina dengan nada yang begitu manis, seolah ia adalah teman lama yang khawatir.Budi menghentikan pekerjaannya, menyeka keringat di dahi dengan punggung tangan yang kotor. "Oh, Mbak Dina? Bang Reza lagi nggak masuk, Mbak. Kayaknya bakal absen beberapa minggu ke depan."Dina memiringkan kepalanya sedikit, matanya menyipit penasaran. "Oh ya? Ada urusan apa memangnya?""Istrinya, Mbak Ruby, keguguran kemarin. Kasihan banget, Bang Reza jadi sibuk jagain di rumah. Kaya
Última atualização : 2026-05-20 Ler mais