Tidak ingin terjadi sesuatu yang lebih buruk kepada alam dewa, maka dengan terpaksa Lintang harus mempercepat perjalanannya.Dia melesat bersama Limo menggunakan kecepatan tertinggi yang dirinya miliki, sementara Indrayan, Palwa, Dhanang, dan Sadjiman dimasukkan ke dalam dunia dimensi.Sehingga dalam waktu singkat, kemegahan benteng milik kerajaan Maniloka sudah terlihat di depan mata.Namun Lintang tidak langsung masuk ke sana karena sadar terdapat banyak penjagaan ketat di setiap sisi.Untuk menghindari pertarungan yang tidak perlu, maka Lintang mendarat di sebuah hutan yang cukup jauh dari wilayah kerajaan.“Keluarlah!” gumam Lintang sembari mengibaskan tangan membuat Indrayan, Palwa, Dhanang, dan Sadjiman tiba-tiba muncul di tempat itu.Tidak hanya mereka, tapi pangeran Mossa, putri Samuni, dan nenek Armadala juga turut dikeluarkan Lintang untuk membahas cara memasuki Maniloka.“Bukan bangsa dewa tapi memiliki aura kuno yang amat pekat, siapa kau makhluk tinggi? Jangan bilang diri
Mehr lesen