Begitu pintu kaca besar ruangan kerja Adrian terbuka, udara dingin dari air conditioner langsung menyambut mereka. Namun, suasana di dalam ternyata tidak kosong. Seorang staf bernama Bobby sudah berdiri tegak dengan wajah sedikit tegang. "Maaf, Pak Adrian. Bu Maya mencari Anda sejak tadi, dan saya memintanya menunggu Anda di ruangan ini," lapor Bobby dengan sopan. Adrian hanya mengangguk singkat. Tangannya masih menggandeng erat lengan Clara, menuntunnya menuju area sofa ruang tunggu yang mewah. Di sana, seorang wanita paruh baya dengan pakaian formal yang sangat kaku sudah duduk menanti. "Selamat pagi, Pak Adrian," sapa Bu Maya. Senyum profesional yang tadi menghiasi bibirnya mendadak lenyap seketika saat matanya menangkap sosok Clara yang berdiri anggun di samping Adrian. "Selamat pagi juga, Bu Maya," sahut Adrian dingin sambil mendudukkan dirinya di sofa utama, lalu menoleh pada Bobby. "Apa kontrak perusahaan kita ada masalah? Bukankah kerja sama sudah terjalin dengan baik?"
Last Updated : 2026-03-27 Read more