Joana segera setir mobil menuju kediaman Keluarga Widodo. Begitu melangkah masuk, pemandangan yang tersaji di hadapannya buat langkah Joana terhenti, ibunya, Julia, tengah berlutut di lantai, bersujud memohon di hadapan Denina.“Kakak, tolong jangan usir aku. Aku masih punya dua anak di Keluarga Widodo. Aku nggak tega tinggalkan mereka .…”Tatapan Denina tajam bagai pisau, menatapnya dengan dingin.“Anak mana yang kamu maksud? Ingat baik-baik, kamu cuma lahirkan Joana, gadis rendahan itu! Aku yang besarkan Jordan, sejak dulu namanya tercatat di bawahku. Dia itu anak kandungku! Apa hubungannya dengan kamu?”Wajah Julia dipenuhi kepedihan yang nggak terucap.“Tapi, gimanapun juga, aku yang ngandung Jordan selama sembilan bulan, aku yang lahirkan dia dengan susah payah! Kakak, tolong! Karena aku yang lahirkan Jordan, jangan usir aku!”Denina mendengus dingin dengan keras.“Kalau bukan karena Jordan, kamu pikir aku dan Wayne akan biarkan kalian ibu-anak tinggal di sini sampai sekarang?”Se
Read more