Jihan lari pergi sambil nangis. Baru saja turuni tangga, dia berpapasan dengan Susan yang keluar dari kamar Nenek Salma.“Jihan, kamu kenapa?”Begitu lihat mata Jihan yang memerah karena nangis, Susan segera hampiri dengan penuh perhatian.“Kak Susan .…”Baru saja Jihan buka mulut, air matanya kembali mengalir deras. Kali ini dia benar-benar terluka. Seumur hidupnya, belum pernah ada pria yang tolak dia seperti ini. Selama ini, selalu ada banyak pria yang kejar dia. Surya adalah pria pertama yang dia dekati atas kemauannya sendiri. Namun baru saja dia beranikan diri untuk mendekat, pria itu sudah hancurkan harga dirinya tanpa ampun. Apa yang baru saja terjadi benar-benar jadi pengalaman paling memalukan dalam hidupnya.“Kenapa? Apa adik berengsekku itu ganggu kamu?”Lihat Jihan nangis seperti ini, Susan langsung bisa tebak penyebabnya. Gimanapun, Jihan adalah putri keluarga terpandang. Selain Surya, siapa lagi yang berani buat dia nangis?Dengan suara tersendat, Jihan mengadu, “Tadi ak
Read more