"Kapan lalu pelajaran yang dikasih Pak Bagas masih belum cukup?"Tiba-tiba Joana lontarkan kalimat itu. Wajah Diana langsung berubah drastis. Ingatan tentang kejadian itu kembali menghantamnya.Setelah waktu itu dibawa pulang oleh Pak Bagas, dia dihajar habis-habisan. Ditinju, ditendang, diperlakukan dengan begitu kejam.Seumur hidupnya, belum pernah ada pria yang perlakukan dia seburuk itu. Namun saat itu, dia adalah orang yang dikirim ayahnya ke luar negeri sebagai bentuk hukuman. Dia nggak bisa lapor ke polisi. Nggak bisa adukan ketidakadilan yang dialaminya. Apalagi menuntut balas atas perlakuan itu.Dia hanya bisa telan semua penghinaan itu seorang diri. Tetapi Diana nggak pernah jalani hidup sehina ini sebelumnya. Dan menurutnya, semua itu adalah ulah Joana!"Joana, aku nggak akan lepaskan kamu!"Mata Diana memerah karena amarah saat lontarkan ancaman tersebut. Namun begitu kata-kata itu keluar, yang terdengar dari ujung telepon hanyalah nada sambung yang terputus. Joana sudah tu
더 보기