"Apa katamu, Clara?" Suara Adrian yang rendah, namun mengandung ancaman yang sanggup membekukan udara."Dimakan predator ganas? Bagaimana kau bisa beropini bahwa Livia dan Ethan dimakan Suasana lobi Grand Hotel seketika mencekik. Adrian perlahan berdiri, sorot matanya yang tadi penuh kesedian kini berkilat tajam menatap Clara. Kalung perak yang digenggamnya seketika bergetar pelan.Clara tersentak. Ia menyadari lidahnya baru saja keliru berucap. Wajah yang tadinya merah padam, kini terlihat pucat pasi seolah mayat. "Bu-bukan.... A-Adrian..... Maksudku...... Laut Utara itu sangat luas dan berbahaya. Apa pun kapalnya, jika meledak disana, pasti penumpangnya tidak akan selamat, kan?" Jelas Clara terbata-bata.Alana hanya menyimak penjelasan Clara. Menyesap kopinya dengan sangat anggun. Ia bangkit, merapikan gaun sutranya, lalu berjalan perlahan mendekati Clara. Setiap langkah dengan heels tinggi terdengar seolah lonceng kematian bagi Clara dan Adrian."Nona Clara, kenapa anda sangat te
Read more