Sisa-sisa suara Corfin perlahan menghilang di telan angin, digantikan dengan suara sirine polisi dari kejauhan yang mulai terdengar mendekat. Adrian bangkit perlahan, meskipun kakinya masih terasa sedikit gemetar akibat berpacu dengan bom, akan tetapi tatapannya kini berfokus pada Alana dan Leo."Kita harus pergi dari sini sekarang. Polisi akan segera sampai dan aku akan membawa kalian ke tempat yang lebih aman." Ucap Adrian dengan nada yang memerintah. Ia mencoba menggapai pergelangan Alana. Namun, Alana langsung menepisnya kasar. Ia maju satu langkah ke Rayyan yang sudah berdiri di belakang Leo."Terima kasih, Adrian. Sayangnya, aku tidak butuh tempat aman darimu sekarang. Aku punya Rayyan," ucap Alana dingin. Netranya menatap Adrian dengan sisa-sisa kemurkaan yang masih mengganjal.Rayyan menatap Adrian dengan sorot mata meremehkan. Rayyan seolah mengisyaratkan dirinya adalah pelindung yang dimiliki Alana. "Terima kasih atas bantuan mu tadi, tuan Laurent. Akan tetapi, tugasku sekar
Read more