"Saya juga tidak mengerti untuk apa Tuan Valerion membawa lencana musuh itu, Jenderal. Tapi, biarkan saja dulu." Roselina mengalihkan pandangannya dari lencana perak di tangan Zepriyn, menatap ke arah luar taman yang cerah. "Sore ini, aku ingin pergi ke pusat kota Valtoria untuk menikmati sore dan mencari beberapa barang," ucap Roselina, lalu menoleh pada pengawal setianya. "Ishaq, tolong panggilkan Celia. Aku ingin pergi berdua saja dengannya hari ini. Kau boleh istirahat." Mata Ishaq seketika membelalak. "Apa Anda yakin, Nyonya Penasihat? Pergi berdua saja tanpa pengawalan ksatria di tengah kota yang sedang dipenuhi turis asing? Itu sangat berbahaya!" Roselina menghela napas pelan, mengukir senyum menenangkan. "Ishaq, jika kau terus-terusan mengatakan berbahaya dan berbahaya... lalu kapan rakyat dan diriku bisa merasakan keamanan Ocean yang sesungguhnya?" balas Roselina telak. "Lagipula, ini murni acara perempuan untuk berbelanja. Pria dilarang ikut. Benar begitu, Jenderal?" Z
Read more