Selama perjalanan pulang dari ruang kendali CCTV, Nayla masih terus berusaha mengingat siapa pemilik nail art itu. Semakin diingat, maka semakin kuat perasaan aneh yang muncul di dalam dirinya."Aku seperti pernah lihat nail art itu," gumamnya pelan."Di mana?" tanya Naufal sambil menoleh cepat."Itu dia masalahnya. Aku nggak ingat." Nayla memejamkan mata sesaat sambil berusaha mengingat.Rasanya bukan sekadar melihat dari jauh. Seolah ia pernah berada cukup dekat dengan pemilik nail art itu, bahkan seperti pernah berjabat tangan dengannya. Namun setiap kali hampir menemukan jawabannya, ingatan itu kembali menghilang."Ya ampun, aku benar-benar lupa," desisnya penuh sesal."Jangan dipaksakan, Sayang," ujar Naufal pelan.Pria itu terlihat jauh lebih pucat dibanding beberapa jam sebelumnya. Tubuhnya memang belum pulih sepenuhnya setelah operasi.Nayla langsung memegang lengannya agar tubuh sang suami tidak terhuyung."Kamu capek, Na?" "Mmm, sedikit.""Wajah kamu sampai pucat begini, bi
Última atualização : 2026-06-09 Ler mais