Seolah tersadar siapa yang sedang memeluknya sekarang, Nayla pun buru-buru melepaskan diri dari dekapan Dokter Reza. Ia dorong dada pria itu perlahan.“Ah, maaf." Dokter Reza cepat-cepat menjauh dari Nayla.“Nayla, maaf, aku nggak bermaksud untuk …." “Iya, Dok. Aku juga minta maaf." Nayla menunduk dalam-dalam.Suasana seketika canggung di antara mereka. Dokter Reza membuang wajah sembari menghela nafas kasar.“Naufal pasti pulang kok, Nay. Kamu jangan terlalu khawatir ya," ucapnya untuk mencairkan suasana.“Tapi dia nggak pernah seperti ini, Dok. Pasti terjadi sesuatu sama Naufal.” Nayla berdecak cemas.Reza berbalik badan dan menatap Nayla beberapa saat sebelum akhirnya mengangguk.“Aku akan bantu cari dia.”“Serius?" Nayla mengangkat wajah, ada binar harapan di sana."Serius, Nay.”Kalimat itu sedikit membuat Nayla lebih tenang. Dengan cepat, ia menyeka air matanya.“Kalau begitu aku ikut, Dok." “Tapi, Nay ….”“Pokoknya aku ikut!” paksa Nayla bersikeras.Melihat tekad di mata Nayl
Última atualização : 2026-06-02 Ler mais