Jenderal Yue Xian melangkah maju dengan wajah tenang namun penuh wibawa. Ia menatap pedang naga yang kini bergetar lembut di tangan Zhang Lei—pedang yang telah menampung tiga jiwa tulus. Perlahan, Yue Xian meraih gagang pedang itu. Cahaya pedang meredup, lalu hanya tersisa kristal kuning milik Meihua yang berkilau di telapak tangannya.Yue Xian menatap kristal itu sejenak, suaranya dalam dan bergetar,“Ada pertemuan, pasti ada perpisahan…”Lalu, dengan gerakan halus, ia melepaskan kristal itu ke udara. Kristal jiwa Meihua melayang tinggi, berkilau seperti bintang kuning di langit malam. Dalam sekejap, kristal itu meledak menjadi ribuan cahaya indah, berhamburan seperti hujan meteor yang jatuh perlahan, lalu lenyap ditelan langit.Zhang Lei hanya bisa menatapnya dengan mata berkaca-kaca, bibirnya terkatup rapat menahan isak. Ia ingin meraih cahaya itu, namun tangannya hanya menggenggam hampa.Keheningan menyelimuti, sebelum Yue Xian berkata den
최신 업데이트 : 2026-05-09 더 보기