"Dia sensitif sekali," gumam Aurelia sambil memandangi punggung Caleb yang menjauh dan akhirnya hilang di tengah kerumunan.Aurelia menghembuskan napas panjang. Tapi alih-alih merasakan lega, dia justru merasakan sesuatu yang aneh di hatinya.Aurelia langsung menggeleng. Ia tidak ingin mengakui apa yang ia rasakan. Ia menyalakan musik mobil dan melajukan mobil, menuju kantor.Sampai di kantor, Alex langsung menyambutnya. "Bagaimana?""Kurasa kau harus menelan keinginanmu, Alex. Dia sudah pulang.""Pulang?" Alex mengerutkan kening."Hm, aku baru saja mengantarnya ke bandara.""What?" Aurelia bisa melihat Alex tidak suka dengan berita yang ia sampaikan. Pria itu sudah sangat yakin bahwa meliput Caleb Hamilton akan memberikan keuntungan besar bagi mereka. Pasalnya, meliput seorang Caleb Hamilton, bukan hal yang mudah.Melihat wajah kecewa Alex, Aurelia tidak merasa prihatin sama sekali. Ini adalah kebebasannya."Kita bisa meliput yang lain, Alex. Sudahlah, lupakan dia."Alex mendengus k
최신 업데이트 : 2026-05-20 더 보기