"Bagaimana harimu, Sayang?" Ibu dan anak itu sedang berjalan menuju kamar sambil bergandeng tangan.Maxi mengangkat kedua bahunya dengan gaya sok dewasa. "Robby selalu cari gara-gara."Aurelia langsung terlihat cemas. Bocah bernama Robby itu sudah lama mengusik Maxi. Bahkan Aurelia sempat beradu mulut dengan ibu bocah itu."Tapi jangan khawatir," Maxi tersenyum hangat. "Aku bisa menghadapinya," ia menekan dadanya seperti pria dewasa. Aurelia terkekeh. "Aku tahu kau memang hebat dan selalu bisa diandalkan," sambil mengusap kepala Maxi. "Ya. Nanti aku juga akan membuktikan padanya bahwa aku jago dalam olahraga! Aku akan mengalahkannya! Paman Baik akan mengajariku.""Tidak," kata Aurelia segera. Nadanya cukup tinggi sampai membuat Maxi kaget dan kebingungan. "Maaf, Sayang," Aurelia langsung sadar dan membawa Maxi ke dalam pelukannya. "Maksudku, meski dia baik, dia tetap orang asing." Aurelia sampai menggigit bibirnya karena sudah berbohong dan menipu putranya sendiri. Ia sebenarnya m
최신 업데이트 : 2026-06-03 더 보기