Meja dapur di apartemen itu terang dan hangat. Nia dan Samudra bekerja sama membongkar kantong-kantong belanjaan dengan irama yang tenang dan teratur. Sayuran segar dikeluarkan satu per satu; bayam, wortel, brokoli, dan selada yang masih terlihat segar. Buah-buahan berwarna cerah seperti apel, pir, dan jeruk disusun rapi di keranjang anyaman di atas meja makan. Ikan segar, udang, dan daging sapi dimasukkan ke dalam wadah kedap udara lalu disimpan di dalam freezer untuk dimasak di hari-hari berikutnya.Saat pintu kulkas tertutup rapat, Samudra merangkul pinggang Nia dari belakang, meletakkan dagunya di bahu wanita itu. "Kuharap makan malam bersama Andro tadi tidak membuatmu bad mood, Sayang!" ucapnya lembut di telinga Nia.Nia tersenyum, menaruh tangannya di atas tangan suaminya yang melingkar di perutnya. Dia berbalik menghadap Samudra, menatap mata yang selalu membuatnya merasa aman."Tenanglah, aku sepertinya memang harus membiasakan diri dan tidak terus menerus menghindari Andro,
Última atualização : 2026-09-23 Ler mais