"Asal kau tahu saja, siapa pun tidak akan ada yang bisa menolongmu saat ini!" geram pria tua itu dengan suara yang berat dan penuh penekanan.Pria tua ini bernama Cipta Wijaya, salah satu tetua kepercayaan yang paling dihormati di dalam silsilah Keluarga Wijaya. Selama puluhan tahun, ia telah mengabdikan hidupnya sebagai salah satu tangan kanan keluarga tersebut, membereskan berbagai rintangan dengan tangan besi. Di dunia bawah dan lingkaran elit Metropolis G, namanya adalah jaminan ketakutan. Tidak ada seorang pun yang berani kurang ajar kepadanya, apalagi menentang keinginannya secara terang-terangan, kecuali hanya orang-orang setingkat dengannya.Siapa sangka, hari ini, di tempat parkir yang dingin ini, ia bertemu dengan seorang pemuda bertopeng yang tidak tahu diri. Bagi Tetua Cipta, sikap Davien merupakan penghinaan terhadap martabat Keluarga Wijaya yang telah ia jaga selama puluhan tahun.Davien mencibir dingin. Di balik topeng peraknya, matanya menatap Tetua Cipta dengan sor
Read more