Tiga hari telah berlalu seperti hembusan angin yang membawa aroma perubahan besar bagi Metropolis G. Saat itu hari sudah masuk siang, matahari bersinar terik di luar, namun di dalam ruang tamu kediaman Pratama yang sejuk, suasana terasa sangat formal dan serius. Di sana telah berkumpul Tuan Besar Pratama, Maya, Bara Mahesa, dan tentu saja, Davien yang duduk dengan tenang.Davien meletakkan cangkir tehnya perlahan, lalu menatap tajam ke arah Tuan Besar Pratama. Tanpa basa-basi, ia langsung bertanya tentang bagaimana prosesnya.Tuan Besar Pratama menarik napas panjang dan menjawab dengan raut wajah serius. "Prosesnya berjalan dengan sangat lancar seperti yang diinginkan, Davien. Berkat bantuan dokumen dan otoritas yang dibawa oleh Bara, sekarang semua aset fisik dan perusahaan inti milik Keluarga Lin sudah resmi menjadi milikmu di atas kertas."Ia kemudian mengeluarkan beberapa map dokumen dan meletakkannya di meja. "Tapi, aku dan Bara telah mengambil keputusan untuk menjual beberapa
閱讀更多