"Maksud nenek? Aku tadi lihat dia nggak bawa apa-apa, dia juga nggak menyentuhku, Nek.""Dia meninggalkan jejak," Nenek menoleh, menatapku dengan sorot mata yang sulit diartikan. "Dan jejak itu bukan tertinggal di tanah."Refleks aku mengusap lenganku sendiri. Kulitku terasa hangat, bahkan sedikit menyengat. Bukan sekadar hangat biasa, tapi ada getaran halus yang seolah merayap mengikuti aliran darahku, menjalar pelan namun pasti ke seluruh tubuh. Rasanya seperti sebuah tanda yang tidak kasatmata sedang memetakan setiap inci kulitku, menandainya sebagai wilayah kekuasaan yang baru. Rasa hangat ini aneh, seolah menolak keinginanku untuk membencinya."Aku nggak ngerasain apa-apa, Nek. Mungkin ini hanya pengaruh cuaca," kataku cepat, lebih ke arah berusaha meyakinkan diriku sendiri.Aku takut jika aku mengakui perasaan ini, aku benar-benar akan terjebak dalam dunianya.Nenek menatapku lama, seolah sedang membedah kebohongan di wajahku. "Justru itu masalahnya, Fay. Jika kamu nggak mera
最後更新 : 2026-04-10 閱讀更多