Aku berdiri di sisi Aaron, sedikit di belakang bahunya. Tanpa kusadari, jarak itu tercipta dengan sendirinya. Bukan karena aku ingin menjauh, tapi karena aura yang ia pancarkan sekarang terasa terlalu besar, terlalu dominan untuk kudekati. Ia bukan lagi pria yang tadi memelukku dalam kehangatan fajar, ia adalah sang Alpha yang sedang terluka, namun tetap berdiri dengan otoritas mutlak.Ia tidak menoleh padaku, namun aku tahu ia sadar akan keberadaanku, seperti ia selalu sadar akan segala sesuatu di sekitarnya.Udara di sekitar kami terasa lebih berat, seolah ikut tunduk pada kehendaknya. Setiap langkah kecil yang ia ambil seperti membawa tekanan, membuat siapa pun yang berada di dekatnya secara naluriah menahan napas. Bahkan aku."Aaron….” Suaraku nyaris tak lebih dari bisikan, namun terasa begitu keras di antara keheningan yang mencekam.Ia akhirnya bergerak, bukan mendekat, tapi sedikit memiringkan kepala, cukup untuk menunjukkan bahwa ia mendengarku. Hanya itu. Namun entah mengapa,
最後更新 : 2026-04-29 閱讀更多