"Aaron, saya hanya ingin resign," kataku, mencoba terdengar tegas meski kakiku sudah seperti jeli."Dan aku adalah CEO-nya, Fay. Keputusanku mutlak," sahutnya datar. Kilatan emas di matanya meredup, kembali menjadi hitam, namun tekanan dari tubuh tegapnya tidak berkurang. "Rupanya kamu butuh waktu untuk memahami posisimu sekarang."Tanpa peringatan, Aaron mencengkeram pergelangan tanganku. Kekuatannya tidak masuk akal, membuatku tersentak dan tak bisa melepaskan diri. Ia menyeretku, lalu menarikku keluar dari ruang rapat.Kami melewati lorong panjang Lantai 20 yang sunyi. Sekretaris senior yang tadi diperintahkannya hanya menunduk saat kami lewat, tidak berani menatap ke arah kami. Aku mencoba melepaskan diri, tapi Aaron bahkan tidak bergeming, seolah aku hanya seekor anak kucing yang sedang meronta."Aaron! Lepaskan! Ini pelecehan!" seruku, tapi suaraku hanya memantul sia-sia di dinding lorong yang sunyi.Langkah Aaron terhenti di depan sebuah lukisan abstrak berukuran besar di di
최신 업데이트 : 2026-04-01 더 보기