Pagi itu terasa jauh lebih tenang di kediaman pribadi Aaron.Sebelum berangkat ke kantor, Aaron menyempatkan diri menemui Arsen dan Fay.Sang Luna tampak duduk bersandar di kepala ranjang sambil menggendong Arsen. Bayi kecil itu sedang menyusu dengan tenang dalam pelukannya, sementara Aaron tampak berdiri gagah. Pria itu sudah mengenakan pakaian kerja lengkap, setelan kemeja dipadu jas kantor berkualitas tinggi yang terukur sempurna di tubuh atletisnya.Setiap kali melihat Aaron berpenampilan seperti itu, Fay tidak bisa memungkiri bayangan masa lalu saat ia masih bekerja di kantor Aaron selalu berputar di ingatan.Penampilan elegan itu selalu berhasil melipatgandakan ketampanannya, memancarkan pesona maskulin yang begitu khas dari dirinya. Pembawaan Aaron yang tetap tenang, dingin, dan berwibawa dalam balutan jas kantor selalu sukses membuat jantung Fay berdebar kencang, sama seperti pertama kali ia mengagumi pria itu dari kejauhan."Dia makin mirip kamu kalau lagi tidur begini," gum
Read more