Beberapa hari kemudian.Suasana di mansion keluarga Bradley pagi itu terasa begitu hangat dan damai. Di taman belakang yang asri, Nenek Ella duduk santai di gazebo sembari menikmati teh melati hangat. Di sampingnya, Arley dan Chloe duduk berdampingan, menikmati momen kebersamaan yang dulu sempat terasa begitu mahal akibat pusaran konflik yang tiada henti.Edo, kepala tim keamanan yang selalu setia, tampak berdiri siaga beberapa meter dari gazebo. Di sebelahnya, hadir pula Charlie yang selalu mengurus seluruh urusan logistik dan eksekutif juga pekerjaan Arley selama mengambil cuti.Tak lama kemudian, langkah kaki tergesa yang anggun mendekat ke arah gazebo. Kayla melangkah masuk membawa sebuah map berkas operasional."Selamat pagi, Nenek Ella, Tuan Arley," sapa Kayla sopan, lalu menatap Chloe dengan senyum hangat. "Chloe, aku membawa laporan pemesanan ballroom untuk acara pekan depan. Maaf kalau aku mengganggu waktu istirahatmu.""Sama sekali tidak mengganggu, Kayla. Duduklah dulu,"
Read more