Arsen pun tersenyum saat masakannya akhirnya berhasil, ia meletakkan pada meja. Vivian langsung saja meliriknya, entah bagaimana aromanya terasa sangat menggoda dilidahnya. Ia mulai berpikir sebenarnya Arsen pintar memasak. Lalu Arsen pun duduk disampingnya dengan persaan bangga, "Sayang, ini masakan pertamaku," kata Arsen. "Wah, berarti aku jadi alat uji coba mencicipi masakanmu," kata Vivian. "Karena nggak ada manusia yang berani minta aku masak," jawab Arsen, "kecuali kau..." kata Arsen akhirnya. "Aku juga nggak maksa, tadi aku bilang kalau mau. Kalau nggak ada-" ucapan Vivian terhenti karena Arsen sudah melumat bibirnya. Astaga, bibir Vivian bahkan sudah bengkak karena Arsen terus saja melumatnya. Kemudian ia melepaskan perlahan dan mengusap bibir itu, "Bicara ini lagi awas," kata Arsen penuh ancaman. "Ish..." Vivian langsung saja mendorongnya, kemudian ia pun memilih untuk mencicipi sup buatan Arsen dengan rasa penasaran. Dan, ternyata setelah dicicipi rasanya s
Last Updated : 2026-05-31 Read more