"Nyonya, itu tukang sedang memperbaiki jendela. Saya tau anda tidak suka pada lelaki bau, dia juga agak korengan," kata Sandy. "Korengan?" tanya Karla jijik. "Iya," Kata Sandy lagi. "Kurang ajar," bisik Arsen gerak. "Tuan," mohon Vivian sambil memeluk Arsen berharap pria itu tidak keluar. Arsen seperti mendapatkan suntikan ketenangan, seketika bibirnya tersenyum dan ia menurut. Lalu kembali terdengar suara, "Ya sudah, semalam dimana dia menginap? Bersama ja l a ng itu?" tanya Karla. "Tidak, Nyonya kami di apartemen," kata Sandy. "Nanti malam aku menemuinya ke apartemen!" kata Karla, "ayo, Ma," Karla menarik tangan ibu mertuanya itu untuk keluar. Akhirnya Vivian merasa lega, ia segera melepaska Arsen, menatap pria itu sinis dan keluar dari persembunyian mereka. Tapi dengan cepat Arsen menarik tangannya, kemudian memutar tubuh Vivian dan melumat bibirnya. Sandy cepat menutup matanya, lalu berbalik dan melangkah keluar tanpa kata selain ketegangan yang ia rasakan.
Last Updated : 2026-05-20 Read more