Di meja makan, semua sudah duduk dan menikmati sarapan pagi. Tidak lama kemudian, Vivian dan Arsen muncul bersama. “Selamat pagi,” sapa Melati sambil tersenyum. “Pagi, Ma,” jawab Vivian. Arsen menarikkan kursi untuk Vivian terlebih dahulu, memastikan istrinya duduk dengan nyaman. Setelah itu, ia duduk di samping Vivian. Melati memperhatikan mereka sebentar, lalu tersenyum melihat perhatian Arsen kepada istrinya. “Pokoknya kalian tinggal sama Mama saja,” kata Melati tiba-tiba. “Mama kesepian nggak ada Cila, dan Mama juga ingin rumah ini ramai.” Vivian hanya tersenyum kecil. Ia tidak keberatan dengan permintaan mertuanya. Sementara itu, Arsen diam-diam menatap Vivian, memperhatikan reaksinya. Ia menyerahkan semua keputusan kepada istrinya. Baginya, Vivian bebas memilih ingin tinggal di mana pun. “Ma, Cila di mana?” tanya Vivian setelah menyadari putrinya tidak terlihat. “Dia lagi mandi sama Nita, babysitter baru Cila,” jawab Melati. Vivian sedikit mengernyit. “Ko
Read more