Tanpa banyak bicara, Rengganis mengambil ponselnya, lalu masuk ke platform online itu. Namun belum ada chapter baru. Sindi yang menyadari itu, kembali mengernyit. Dia meremas papan kerani yang ada di genggamannya. “Ada apa? Apa terjadi sesuatu?” Rengganis tidak menjawab, tapi hanya dengan membalas tatapannya saja, Sindi sudah tahu kalau ada sesuatu yang tidak beres yang sedang terjadi. Sementara itu di dunia cerita, sudah ada dua bulan setelah insiden itu terjadi. Raka sudah mulai pulih, Andi terbukti tidak bersalah, Arga diturunkan dari pangkatnya, dan Aisar masih ada di dalam penjara. Semuanya berjalan sesuai yang Aluna inginkan. Hanya satu yang tidak ia tahu kabarnya. Sabrina. Wanita itu seperti ditelan bumi. Dia bahkan selalu meminta informasi dari Dion, tapi tetap tidak mendapat jawaban. “Kamu lagi apa?” tanya Aluna, ketika melihat Raka yang sedan
Read more