Damien terdiam mendengar pernyataan sang istri. Lalu, dengan lembut berkata, “Jangan kamu pikirkan itu. Kalau kamu senang berdandan seperti ini, lakukan. Tetapi jika memang menyulitkan, kamu bisa sesuaikan dengan acara saja.”Melody melingkari tangannya di lengan Damien. Mereka berjalan keluar kamar menuju paviliun orang tua Damien.“Aku tau. Tetapi, aku ingin Tante Karina memiliki kesan baik untukku. Selama ini mama-mu melihatku seperti… tidak pernah sepadan denganmu.” Melody berkeluh kesah.Damien berhenti melangkah dan membalik tubuh menghadap Melody.“My Honey, aku menikahimu karena hanya kamu yang sepadan untukmu. Jangan pedulikan omongan Mama Karina atau siapa pun.”“Bagaimanapun, itu keluargamu, mama-mu,” balas Melody. “Aku diajarkan orang tuaku untuk selalu santun pada orang tua.”“Lagipula, aku sudah bertekad untuk mendekati Mama Karina. Aku mau punya mertua yang sayang sama aku.” Melody menatap Damien lekat-lekat. “Kamu aja bisa dekat dengan orang tuaku.”Damien memandangi
Read more