"Baiklah, taco daging sapi. Aku akan menyuruh kepala pengawal turun ke distrik makanan untuk membelikannya untukmu—""Tidak mau dari pengawal," tolak Melody lagi, kali ini nadanya sedikit merajuk. Ia menarik-narik ujung selimut Damien. "Aku ingin membelinya sendiri. Aku ingin keluar rumah, jalan-jalan menghirup udara malam... dan aku ingin kau yang menyetir mobilnya untukku."Keheningan seketika melanda kamar utama itu.Otak Damien seolah berhenti beroperasi. Lelaki itu menatap jam digital yang berkedip menunjukkan angka 02:15 AM, lalu menatap istrinya yang kini menatapnya dengan mata bulat yang memelas.“My Honey, aku baru tidur jam 12 dan…. ““Jadi, kamu nggak mau beliin?” Nada suara Melody sudah seperti akan menangis.Damien menarik napas panjang, lalu mengusap wajahnya dengan telapak tangan, mengumpulkan sisa-sisa kewarasannya. Ia tahu betul, berdebat dengan ibu hamadalah tindakan bunuh diri paling konyol bagi seorang suami."Baiklah, My Honey. Aku cuci muka dulu," dengus Damien p
Baca selengkapnya