Raka terkejut dan segera menoleh ke arah Reina yang kini memandangnya dengan tatapan agak memelas. "Ah, iya. Maaf ya, aku baru ingat kalau mamaku sedang memblokir kartuku," ujarnya, sedikit gugup. Reina yang mendengar itu merasa kesal, bagaimana bisa hari pertama menjadi kekasih Raka malah berakhir seperti ini? Ia tidak bisa merasakan kemewahan yang selama ini ia idam-idamkan. ‘Sial, kenapa tiba-tiba aset milik Raka disita,’ pikirnya, frustrasi. Namun, Reina segera menyembunyikan rasa kesalnya. Ia menggenggam tangan Raka dengan lembut, menampilkan ekspresi ramah. "Tidak apa-apa, Kak Raka. Kalau begitu, ayo kita makan," ajaknya dengan senyum yang dipaksakan. Raka hanya mengangguk, lalu mereka berjalan keluar bersama. Suasana di antara mereka terasa canggung, seolah momen gagal pembayaran tadi masih mengganjal. Sampailah mereka di depan restoran yang cukup mewah, Raka menatap Reina dengan tatapan lembut. "Sayang, sepertinya uangku tidak mencukupi untuk makan di sini," ujar Raka
Last Updated : 2026-04-26 Read more