Nerlina menatap Raisa dengan wajah datar, tidak ada sedikit pun rasa takut atau marah di matanya. Suaranya tenang, hampir datar, saat ia menjawab, "Aku tidak berminat berebut perhatian denganmu, Raisa." Dengan itu, Nerlina melepaskan tangannya dari genggaman Raisa dan melangkah mundur, meninggalkan Zevran dan Raisa. Langkahnya ringan namun mantap, seolah hinaan Raisa sama sekali tak berarti baginya. 'Aku sudah muak dengan ulahmu baik dirumah atau dimanapun, setiap saat pasti dia akan menjatuhkanku,' batin Nerlina. Zevran yang menyaksikan semuanya, menatap Nerlina yang perlahan menjauh. Ada rasa penasaran yang tiba-tiba muncul, bercampur kagum dengan sikap teguh gadis itu entah kenapa Zevran merasa dekat dengan gadis bernama Nerlina itu. "Siapa sebenarnya dia?gadis itu sungguh menarik perhatianku,"gumamnya pelan, hampir tak terdengar. Raisa berdiri di samping Zevran, wajahnya masih memerah karena kesal, namun matanya mulai melebar sedikit saat menyadari tatapan Zevran yang
Last Updated : 2026-05-30 Read more