Di ruang tengah masih terdengar suara desahan pelan Celine, Rayhan menatap Celine yang berbaring dengan wajah memerah setelah keintiman mereka sebelumnya. Nafasnya masih tersengal, tapi matanya penuh gairah. Rayhan menunduk, mengecup lembut bibir Celine.“Sekarang giliran aku Celine, aku belum bisa berhenti, kamu terlalu memabukkan, untuk aku.”Celine menggeliat pelan, merasakan sentuhan bibir itu menyusuri pipi hingga ke lehernya. Lalu Celine kembali mendesah lirih.“Pak ... sebenarnya aku takut dan aku merasa ini salah, tapi tubuhku tetap mencari dan juga menginginkan bapak.” Ucap Celine dengan suara terdengar malu.Rayhan tersenyum kecil, lalu tangannya dengan sabar membelai rambut Celine, turun ke pundak, hingga membuat Celine menggeliat manja. Desahan kecil keluar tiap kali ciuman Rayhan semakin turun.Celine terengah dan kembali terdengar setengah mendesah.“Jangan berhenti pak saya suka cara bapak menyentuh saya.”Setelah rayuan dan sentuhan Rayhan, akhirnya Rayhan mend
Last Updated : 2026-04-06 Read more