"Lima kota terbakar," bisik Aurelia, matanya terpaku pada visi mengerikan di perangkat Editor—kota-kota Aethelgard yang runtuh, rakyatnya yang panik, dan di tengah semua itu, sosok Zayne yang kini mengerikan, dikelilingi oleh 'Super Soldier' manusia dengan mata ungu bersinar. Editor itu, dengan suaranya yang tanpa emosi, telah melemparkan pilihan yang mustahil: menyelamatkan satu kota, atau membiarkan empat lainnya binasa. "Kita tidak bisa membiarkan ini terjadi."Lucien, Alaric, Caspian, Jasper, dan Elara menatap Aurelia dengan tatapan yang sama. Mereka telah bersumpah untuk melindunginya, untuk Aethelgard. Tetapi sekarang, mereka dihadapkan pada kenyataan yang brutal. Mereka tidak bisa berada di lima tempat sekaligus."Ada cara," kata Caelan, suaranya serak. Ia baru saja pulih dari luka parahnya, dan meskipun lebih kuat, ia masih terlihat pucat. Ia menatap Aurelia dengan tatapan penuh tekad. "Dulu, klan rubah kami memiliki legenda tentang tempat di mana semua cerita bertemu. Sebuah
Última actualización : 2026-06-16 Leer más