Mata Dexter tak lepas dari Sofia, dan anak laki-laki yang berada di dalam gendongannya. Pikirannya kosong mendadak, tiba-tiba dia lupa dengan apa yang ingin dia lakukan.Anak itu, anak siapa?Apakah anak Sofia dengan pria barunya, atau?“Dex,” Karen memegangi lengannya, “Anak itu, kenapa mirip denganmu?”“Apa kau bilang?” Dexter berpaling, memandangi Karen, “Anak itu mirip denganku?”“Sekilas, dia mirip denganmu. Aku sempat melihat rupanya.”Dexter kembali memandangi Sofia dan putranya itu. Apakah benar?Tapi bagaimana mungkin?Kalau Sofia hamil hari itu, pasti anaknya tidak akan tertolong sebab dia melakukan operasi pengangkatan ginjal. Tapi apakah demikian?Apa dia melewatkan sesuatu?“Mama, kenapa Mama begitu lama?” suara Andrew menyadarkannya dari lamunan, “Apa yang Mama bicarakan dengan kakek?‘“Tidak ada apa-apa, ayo kita ajak Papa pulang,” Sofia memeluk Putranya dengan erat, melewati beberapa tamu. Dia berjalan lurus, berniat mencari Karem. Namun, langkahnya terhenti saat meli
Read more