"Enakkk! Geli banget, Ron... parahhh! Ohhhh!" teriak Bianca sembari mencengkeram sprei sekuat tenaga, tubuhnya melengkung kaku merespon serangan getaran yang tak terduga itu. Ronald hanya tersenyum tipis, menikmati pemandangan wanita angkuh di depannya yang kini benar-benar tak berdaya. Ia kembali menekan tombol di remot kecil tersebut, menaikkan intensitasnya secara bertahap. Zzzrrt! Zzzrrt! Getaran demi getaran frekuensi tinggi terjadi di dalam saluran irigasi Bianca, menghantam titik-titik saraf terdalam yang belum pernah tersentuh sebelumnya. Bianca terlontar ke sana kemari di atas ranjang, tubuhnya bergetar hebat terdorong luapan rasa aneh yang sangat dalam dan menjalar hingga ke ubun-ubun. "Oooohh, Ronnnn... rasanya anehhh, tapi enakkk banget. Geliii! Ahhh ahhh, stop dulu Ron, aku nggak kuat!" rintih Bianca dengan mata yang sudah benar-benar berkaca-kaca. Ronald tidak memberikan celah sedikit pun untuk Bianca yang meminta berhenti. Ia mencengkeram kedua paha sekal Bia
อ่านเพิ่มเติม