Ronald menanggapi dengan dingin, pandangannya tetap fokus ke arah jalanan. "Semua tergantung aku, Bu Arumi. Selama kamu patuh dan nggak bikin ulah, maka aku juga nggak akan menjauhi kamu. Ingat, aku di sini untuk bekerja, bukan cuma main-sama kamu."Arumi mengangguk cepat, wajahnya menunjukkan ketundukan yang mutlak setelah merasakan keperkasaan Ronald di rumah singgah tadi. "Aku janji bakal selalu setia, patuh, dan mendukungmu sebagai caretaker di mansion kami, Ronald. Aku nggak akan bikin kamu susah.""Buktikan dalam jangka panjang, bukan hari ini aja. Lidah itu lunak," jawab Ronald datar tanpa menoleh.Arumi tertawa renyah, mencoba mencairkan suasana yang kaku. Ia mengangkat tangan kanannya dalam sikap hormat di atas kening seperti seorang tentara. "Siap, komandan! Perintah diterima dan akan dilaksanakan dengan penuh gairah."Ronald menarik napas panjang, lalu ia menatap Arumi sekilas dengan tatapan yang sangat dominan. "Sekarang kita kembali ke mansion, dan satu hal lagi... janga
อ่านเพิ่มเติม