Naomi berhenti mengangguk.Lucy, Sera, dan Tasya akan ke sini?“Dokter Nicolle.”Suara Henry membuat Naomi kembali.“Ya.” Naomi menjawab. “Saya mengerti, Dokter Henry. Saya akan menyampaikannya.”Panggilan itu sudah berakhir. Namun Naomi tidak bergerak.Punggung Naomi masih menempel di dinding lorong yang dingin, matanya tertuju pada layar yang sudah mati di tangannya.Di dalam kepalanya, kalimat terakhir Henry bergema.“Ibu, adik, dan mantan calon istrinya.”Naomi mengembuskan napas panjang.“Sesaat, aku lupa kalau Raiden punya tiga wanita menyebalkan yang mengelilinginya,” gumam Naomi pelan.“Dokter!”Olivia tiba-tiba muncul di ambang pintu.Sebelum Naomi sempat bereaksi, perawat itu langsung menarik tangannya.“Ikut saya!”“Tunggu!”Namun Olivia tidak memberi
Read more