Pagi setelah uji coba Menu Siang Bunga Kapas berjalan lancar, Leo Zhang berangkat ke bank kecamatan bersama Andika Zhang. Mereka tidak membawa banyak barang, hanya dua buku catatan usaha, buku rekening, surat kesepakatan awal dari Restoran Bunga Kapas, serta kantong kain kecil berisi beberapa dokumen yang tidak boleh terkena hujan. Bangunan bank kecamatan berdiri di sisi jalan utama, tidak besar, tetapi lebih kokoh daripada rumah-rumah kayu di sekitarnya. Dindingnya tebal, pintunya berat, dan di dalamnya ada meja kayu panjang, lemari besi, rak buku besar, serta petugas yang mencatat setiap setoran dengan tulisan rapi. Di antrean depan, seorang petani membawa hasil penjualan gandum dalam kantong kain. Di belakangnya, seorang pemilik toko hendak mengambil uang untuk membeli persediaan garam dan minyak. Tidak banyak orang datang ke bank untuk urusan kecil, karena beberapa sen pun lebih sering langsung berpindah dari tangan ke tangan di pasar.
Read more