Kerumunan kembali ribut. Ada yang terlihat tertarik, ada yang langsung mencibir, dan ada pula yang masih belum percaya. Sari maju setengah langkah. “Kalau kami ikut, apa kami menjadi pekerjamu?” “Tidak,” jawab Leo. “Kau tetap pedagang. Gerobak menjadi milikmu setelah cicilan selesai. Uang hasil dagangmu tetap milikmu. Aku tidak mengambil seluruh uangmu.” “Lalu kau mendapat apa?” tanya seorang pedagang gorengan. “Aku mendapat uang dari gerobak, paket bumbu, kecap inti, dan pelatihan,” jawab Leo. “Aku juga mendapat nama baik jika kalian bekerja sesuai standar. Karena itu, kalau kalian memakai sistemku, kalian tidak boleh menjual makanan buruk lalu menyalahkan namaku.” Pak Rasim menatap sketsa menu. “Kalau aku memakai nama sendiri?” “Pakai nama sendiri,” kata Leo. &ld
Read more