"Apa maksudmu, Levin? Kau tidak percaya padaku?" ucapku, masih mencoba mempertahankan topeng senyumku.Levin menunduk sejenak, lalu menatapku dengan sorot mata datar namun penuh peringatan. "Nona, entah apa alasan Bos memilihmu sebagai wanitanya. Tapi... melanggar aturannya akan berakibat sangat buruk."Dadaku bergemuruh hebat, namun aku berusaha tetap tegak."Aku hanya kasihan padamu," lanjut Levin dingin. "Jadi... berdoalah semoga hari ini Bos sedang tidak ada keinginan untuk mengawasimu lewat layar CCTV.""Levin!" panggilku, tepat saat pria itu hendak melangkah pergi.Levin menghentikan langkah. Ia berbalik, menatapku dengan wajah datar tanpa ekspresi yang sudah menjadi ciri khasnya. Aku mendekat, mencoba mengikis jarak, berharap bisa menyentuh sisi kemanusiaannya."Levin, aku tahu kau tidak benar-benar mendukung kegilaan Nikolai. Kau tahu perasaannya padaku adalah sebuah kesalahan besar, bukan?" tanyaku dengan nada
Last Updated : 2026-04-21 Read more