Pada saat seperti ini, nyonya tua benar-benar membenci mulut cerdas Shu Yi. Tidak bisakah lebih fleksibel pada situasi genting? "Qin wangfei, nenek mungkin salah pernah bilang begitu namun sebagai putri keluarga Zheng, apa anda tega melihat situasi kita sekarang?"Dalam hal membujuk orang, nyonya tua memang tak ada duanya.Masalahnya Shu Yi sudah kebal. Bukan sekali-dua nyonya tua bicara seperti ini. Pura-pura memikirkan diri kita padahal hanya melindungi keuntungan pribadinya. "Soal itu nenek tak perlu pusing." Shu Yi menghabiskan isi cangkir. "Bukankah masih ada Haowen untuk menopang keluarga Zheng? Melihat nyonya tua tak berhasil membujuk Shu Yi, selir Gu akhirnya turun tangan. Dia sujud dengan muka menyentuh lantai. "Qin wangfei yang terhormat, kasihanilah kami. Dalam perut hamba masih ada putra keluarga Zheng yang menunggu lahir." Dengan air mata berlinang, dia mendekat hendak menyentuh kaki Shu Yi tetapi keburu dihalang Jinli. "Selir Gu, harap perhatikan etika."Shu Yi men
Read more