Mentari pagi di Apia menyemburatkan cahaya hangat ke seisi vila. Dari jendela kamar, cahaya keemasan menari di permukaan kolam renang, membangunkan William dan Amelia dari tidur pulas mereka. Aroma laut, bunga frangipani, dan udara tropis masuk lewat jendela yang dibiarkan sedikit terbuka.Amelia menggeliat pelan dalam pelukan William. “Pagi, Suamiku,” bisiknya dengan suara serak manja.William membuka mata, tersenyum, dan mencium kening istrinya.“Pagi, Nyonya Cantikku. Hari ini kita akan berenang di dalam surga.”Amelia langsung teringat.“To Sua?”William mengangguk. “Tempat itu akan membuatmu jatuh cinta lagi, pada alam, dan mungkin padaku juga.”Setelah sarapan dengan roti pisang dan jus markisa segar, mereka pun bersiap. Amelia mengenakan baju renang berwarna putih lembut, ditutupi gaun pantai tipis berwarna biru laut. Rambutnya digelung santai, dan wajahnya tampak bercahaya. William mengenakan celana pendek santai dan kemeja linen tipis berwarna krem, serta membawa tas berisi h
Read more