Ponselnya beberapa kali bergetar, tapi Evalia mengabaikannya.Waktu berlalu tanpa terasa. Ia tak bisa menunda pekerjaan ini karena tenggat waktu dari kliennya semakin dekat.Matahari Jakarta sudah meninggi ketika ketukan lembut di pintu akhirnya memecah fokusnya.“Masuk,” ucap Evalia sambil memijat pelipis.Laura, asisten rumah tangga senior yang sudah lama bekerja di rumah itu, masuk dengan langkah tenang dan anggun. “Bu Batubara, sekarang sudah lewat jam makan siang,” katanya lembut. “Makan siang sudah siap, dan Tuan Muda sudah menunggu di ruang makan.”Evalia berkedip, lalu melirik jam di sudut layar laptopnya. “Ya ampun, aku sampai lupa waktu. Terima kasih, Laura. Tolong bilang pa
Read more