Luo Han langsung melangkah maju dengan dada membusung. Angin kencang meniup jasnya hingga berkibar pelan, membuat pria itu terlihat semakin percaya diri.“Kalau diberi waktu dua hari,” katanya sambil menatap ke arah Desa Kecil, “Aku bisa menundukkan mereka semua.”Nada bicaranya penuh keyakinan.Ruan Yuan yang berdiri di dekat alat berat segera ikut menyahut dengan semangat.“Betul! Orang-orang seperti itu memang pantas dipukul!” Ia mendecakkan lidah kasar. “Kalau tidak diberi pelajaran, mereka pasti makin menjadi-jadi.”Begitu kalimat itu keluar, Ruan Yin langsung menoleh tajam.Tatapan wanita itu dingin seperti pisau.“Kalau begitu, pergilah kau yang pukul mereka.”Ruan Yuan yang tadi masih berapi-api langsung menelan ludah. Wajahnya berubah canggung.“Kak... aku cuma bicara saja.”“Kalau tidak punya kemampuan, lebih baik diam.”Ruan Yuan buru-buru menutup mulut. Ia benar-benar tidak berani membantah lagi.Ji Yang yang berdiri tidak jauh dari sana diam-diam menahan tawa. Dalam hati
Last Updated : 2026-05-19 Read more